Dalam shalat, salah satu momen yang paling penting dan penuh keberkahan adalah saat sujud. Sujud merupakan posisi di mana seorang hamba paling dekat dengan Allah SWT.
Hal ini ditegaskan dalam hadits Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa “Keadaan terdekat seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang sujud” (HR. Muslim).
Dari sini, kita memahami betapa pentingnya doa yang kita panjatkan, terutama dalam sujud terakhir di setiap rakaat shalat.
Artikel ini akan membahas keutamaan doa sujud terakhir dan mengapa momen ini begitu istimewa dalam ibadah shalat.
Selain itu, kita akan meninjau bagaimana memanfaatkan momen sujud terakhir ini dengan sebaik-baiknya untuk memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT.
Baca Juga: Kumpulan Doa Harian: Lengkap dengan Teks Arab, Latin, dan Artinya
Sujud dalam Shalat: Posisi Paling Dekat dengan Allah
Sujud adalah salah satu rukun dalam shalat yang dilakukan setelah rukuk. Dalam sujud, kita meletakkan dahi, hidung, kedua telapak tangan, lutut, dan ujung kaki di atas lantai sebagai bentuk ketundukan total kepada Allah.
Saat sujud, seorang hamba berada dalam posisi yang paling rendah secara fisik, namun secara spiritual berada dalam keadaan yang paling dekat dengan Tuhannya.
Ini adalah momen yang sangat penting karena pintu langit terbuka lebar untuk doa-doa yang kita panjatkan.
Menurut sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Perbanyaklah doa dalam sujud, karena pada saat itu sangat dekat untuk dikabulkan.” (HR. Muslim).
Karena itulah, banyak ulama menganjurkan agar kita memanfaatkan sujud, terutama sujud terakhir, untuk berdoa dan memohon segala kebutuhan kita kepada Allah SWT.
Doa Sujud Terakhir: Keberkahan di Ujung Shalat
Sujud terakhir dalam setiap rakaat adalah waktu yang sangat istimewa. Banyak Muslim yang memilih untuk menambahkan doa-doa pribadi mereka pada momen ini.
Salah satu doa yang sering dibaca dalam sujud terakhir adalah:
“Subhaana rabbiyal a’laa, wa bihamdihi”
(Artinya: Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi, dan dengan segala pujian bagi-Nya)
Namun, di luar bacaan sujud yang dianjurkan, kita juga bisa memohon doa-doa pribadi yang ingin kita panjatkan.
Karena saat sujud, pintu langit terbuka lebih luas, maka doa-doa kita lebih mungkin dikabulkan oleh Allah SWT. Tidak ada batasan khusus untuk doa yang bisa dipanjatkan saat sujud terakhir.
Kita bisa memohon hajat dunia dan akhirat, kebaikan, ampunan, atau apapun yang kita inginkan. Hal ini sangat sesuai dengan anjuran untuk memperbanyak doa saat sujud.
Baca Juga: Doa Saat Memakai dan Melepas Pakaian: Lengkap dengan Terjemahannya
Manfaat Membaca Doa Sujud Terakhir
Ada beberapa keutamaan yang bisa didapatkan jika kita memanfaatkan sujud terakhir untuk berdoa:
- Pengampunan Dosa
Saat seorang hamba berada dalam sujud, dia berada dalam posisi yang paling rendah di hadapan Allah. Dalam kondisi ini, seorang hamba menunjukkan kerendahan hati dan pengakuan atas segala kelemahan dirinya. Allah sangat mencintai hamba-Nya yang memohon ampun dalam keadaan seperti ini, sehingga sujud terakhir bisa menjadi waktu yang baik untuk meminta ampunan atas segala dosa yang telah diperbuat. - Permohonan Dikabulkan
Seperti yang disebutkan dalam hadits, doa yang dipanjatkan dalam sujud sangat dekat untuk dikabulkan. Oleh karena itu, sujud terakhir bisa menjadi momen yang tepat untuk memohon apa saja kepada Allah SWT, baik itu untuk dunia maupun akhirat. Ini adalah waktu yang istimewa di mana kita bisa mengungkapkan segala keinginan, harapan, dan kekhawatiran kita. - Mendekatkan Diri kepada Allah
Sujud terakhir adalah kesempatan besar untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah. Dalam posisi ini, kita sepenuhnya berserah diri dan memohon hanya kepada-Nya. Dengan rutin berdoa dalam sujud terakhir, kita bisa memperkuat hubungan kita dengan Allah dan mendapatkan kedekatan spiritual yang lebih tinggi. - Meningkatkan Kualitas Ibadah
Membaca doa dalam sujud terakhir tidak hanya membantu kita mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga meningkatkan kualitas shalat kita. Dengan menyadari pentingnya doa ini, kita akan lebih khusyuk dan fokus dalam beribadah.
Doa yang Bisa Dibaca dalam Sujud Terakhir

Selain doa-doa sunnah yang dianjurkan seperti “Subhaana rabbiyal a’laa”, kita juga bisa membaca doa-doa lainnya dalam bahasa Arab atau bahasa kita sendiri.
Berikut ini adalah beberapa contoh doa yang bisa dibaca dalam sujud terakhir:
- Meminta Kebaikan di Dunia dan Akhirat
“Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar”
(Artinya: Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.) - Memohon Ampunan dan Rahmat
“Allahummaghfirlii dzanbii kullah, diqqahu wa jillah, wa awwalahu wa aakhirahu, wa ‘alaaniyatahu wa sirrahu”
(Artinya: Ya Allah, ampunilah seluruh dosaku, baik yang kecil maupun yang besar, yang awal maupun yang akhir, yang tampak maupun yang tersembunyi.) - Memohon Petunjuk dan Kekuatan Iman
“Allahummahdinii fii man hadait, wa ‘aafinii fii man ‘afait, wa tawallanii fii man tawallait”
(Artinya: Ya Allah, berikanlah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah aku kesehatan bersama orang-orang yang Engkau beri kesehatan, dan peliharalah aku bersama orang-orang yang Engkau pelihara.)
Kesimpulan
Sujud terakhir dalam shalat adalah momen yang sangat penting untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan memanfaatkan kesempatan ini untuk memanjatkan doa, kita bisa meraih banyak keberkahan, termasuk pengampunan dosa, dikabulkannya permohonan, dan semakin dekat dengan Allah.
Bacalah doa-doa dalam sujud terakhir dengan penuh keikhlasan, dan insya Allah, doa-doa kita akan dikabulkan oleh-Nya.