Nabi Sulaiman AS dikenal sebagai salah satu nabi yang memiliki mukjizat luar biasa dari Allah SWT, yaitu kemampuan berbicara dan berkomunikasi dengan hewan.
Kisah ini begitu terkenal di kalangan umat Islam karena menunjukkan kebesaran Allah yang memberikan Nabi Sulaiman kekuasaan atas makhluk lain selain manusia.
Artikel ini akan membahas bagaimana Nabi Sulaiman mendapatkan mukjizat ini, kisah-kisahnya yang mengagumkan, serta hikmah yang bisa kita ambil dari cerita tersebut.
Mukjizat Nabi Sulaiman AS: Kemampuan Berbicara dengan Hewan
Salah satu mukjizat paling menakjubkan yang diberikan Allah kepada Nabi Sulaiman AS adalah kemampuannya untuk berbicara dengan binatang.
Baca Juga: Jabal Tsur: Kisah dan Keistimewaannya dalam Sejarah Islam
Mukjizat ini disebutkan dalam Al-Quran, khususnya di dalam Surah An-Naml (Surah 27), di mana Allah menegaskan bahwa Nabi Sulaiman telah diberi pengetahuan khusus, termasuk kemampuan untuk memahami bahasa hewan.
Allah SWT berfirman dalam Surah An-Naml ayat 16:
“Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: ‘Hai manusia, kami telah diberi pengertian tentang bahasa burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu karunia yang nyata.’”
(QS. An-Naml: 16)
Dari ayat ini, jelas bahwa kemampuan berbicara dengan hewan adalah karunia istimewa dari Allah SWT yang diberikan kepada Nabi Sulaiman AS.
Tidak hanya berbicara dengan burung, Nabi Sulaiman juga bisa berkomunikasi dengan berbagai jenis hewan lainnya, seperti semut dan jin.
Kisah Burung Hud-hud: Penemuan Negeri Saba’
Salah satu kisah paling terkenal yang menggambarkan kemampuan Nabi Sulaiman berkomunikasi dengan hewan adalah ketika beliau berdialog dengan burung Hud-hud.
Dalam kisah ini, burung Hud-hud memainkan peran penting dalam menginformasikan kepada Nabi Sulaiman tentang keberadaan Negeri Saba’ dan ratu mereka, yaitu Ratu Balqis.

Dikisahkan dalam Surah An-Naml, Nabi Sulaiman menyadari bahwa burung Hud-hud tidak hadir dalam pasukannya dan menanyakan keberadaannya.
Setelah burung Hud-hud kembali, ia memberi kabar bahwa ia telah menemukan sebuah negeri bernama Saba’, yang dipimpin oleh seorang ratu yang menyembah matahari.
Surah An-Naml ayat 22-26 menceritakan dialog ini:
“Maka tidak lama kemudian (datanglah Hud-hud), lalu ia berkata: ‘Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba’ suatu berita penting yang diyakini.’”
(QS. An-Naml: 22)
Burung Hud-hud menyampaikan informasi yang sangat penting kepada Nabi Sulaiman tentang keadaan Negeri Saba’ dan keyakinan Ratu Balqis.
Dari sinilah Nabi Sulaiman kemudian mengirim surat kepada Ratu Balqis untuk mengajaknya mengenal ajaran tauhid dan menyembah Allah SWT.
Kisah Semut yang Mengagumkan
Selain burung Hud-hud, kisah lain yang menunjukkan mukjizat Nabi Sulaiman dalam berkomunikasi dengan hewan adalah ketika beliau mendengar percakapan para semut.
Baca Juga: Kisah tentang Keteguhan Iman Ashabul Kahfi
Ketika Nabi Sulaiman dan pasukannya sedang dalam perjalanan, mereka melewati lembah semut.
Salah satu semut memperingatkan semut-semut lainnya untuk masuk ke dalam sarang agar tidak terinjak oleh pasukan Nabi Sulaiman.
Surah An-Naml ayat 18-19 mengisahkan hal ini:
“Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: ‘Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.’”
Nabi Sulaiman mendengar peringatan semut tersebut, dan hal ini membuatnya tersenyum.
Ia pun berdoa kepada Allah agar selalu diberikan kemampuan untuk bersyukur atas nikmat yang diberikan kepadanya, termasuk kemampuan luar biasa untuk memahami bahasa hewan.
Hikmah dari Mukjizat Nabi Sulaiman
Kisah Nabi Sulaiman yang bisa berbicara dengan hewan mengandung banyak pelajaran berharga yang bisa kita ambil. Beberapa hikmah penting dari kisah ini antara lain:
- Kebesaran Allah dalam Penciptaan
Kemampuan Nabi Sulaiman berbicara dengan hewan menunjukkan kekuasaan Allah SWT yang tak terbatas. Allah bisa memberikan mukjizat luar biasa kepada siapa pun yang dikehendaki-Nya, dan itu menjadi bukti nyata kebesaran-Nya. - Kepemimpinan yang Adil dan Bijaksana
Nabi Sulaiman dikenal sebagai seorang pemimpin yang bijaksana dan adil, baik terhadap manusia maupun makhluk lain seperti hewan. Kemampuannya berbicara dengan hewan memberinya perspektif yang lebih luas dalam memimpin, dan ia selalu berusaha menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. - Pentingnya Rasa Syukur
Meskipun memiliki kekuasaan yang begitu besar, Nabi Sulaiman selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah kepadanya. Rasa syukur inilah yang membuat Nabi Sulaiman tetap rendah hati meski memiliki banyak kelebihan. - Peran Makhluk Kecil dalam Kehidupan
Kisah burung Hud-hud dan semut mengajarkan kita bahwa bahkan makhluk yang terlihat kecil dan sederhana bisa berperan penting dalam kehidupan. Allah menciptakan setiap makhluk dengan hikmah dan tujuan tertentu, yang terkadang kita tidak menyadarinya.
Kesimpulan
Nabi Sulaiman AS adalah nabi yang diberkahi mukjizat luar biasa, termasuk kemampuan untuk berbicara dan berkomunikasi dengan hewan.
Mukjizat ini menjadi salah satu bukti kebesaran Allah SWT dan mengandung banyak pelajaran berharga tentang kepemimpinan, rasa syukur, dan kebijaksanaan.
Dari kisah Nabi Sulaiman, kita bisa belajar bahwa kekuasaan dan kemampuan yang dimiliki seseorang harus digunakan untuk kebaikan dan selalu diiringi dengan rasa syukur kepada Sang Pencipta.
3 thoughts on “Nabi yang Bisa Berbicara dengan Hewan: Mukjizat Nabi Sulaiman AS”