Kisah Bukit Shafa dan Marwah: Sejarah dan Makna di Balik Sa’i

Dafa Nur

bukit shafa dan marwah

Bukit Shafa dan Marwah merupakan dua bukit yang memiliki makna penting bagi umat Islam, terutama bagi yang menunaikan ibadah haji dan umrah.

Kedua bukit ini terletak di dekat Masjidil Haram, Makkah, dan menjadi tempat pelaksanaan sa’i – salah satu ritual utama dalam haji dan umrah.

Namun, tahukah Anda bahwa di balik pelaksanaan sa’i di Bukit Shafa dan Marwah, terdapat sejarah penuh hikmah yang dapat memberikan pelajaran bagi kita?

Baca Juga: Nabi Daud Menerima Kitab Zabur: Keistimewaan dan Pesan Pentingnya

Sejarah Bukit Shafa dan Marwah

bukit shafa dan marwah

Kisah Bukit Shafa dan Marwah tak terlepas dari peristiwa kehidupan Siti Hajar dan Nabi Ismail AS.

Ketika Nabi Ibrahim AS meninggalkan istrinya, Siti Hajar, dan anak mereka yang masih bayi, Ismail, di tengah padang pasir yang tandus, Siti Hajar harus berjuang keras untuk mencari sumber air demi kelangsungan hidup anaknya.

Saat Ismail mulai menangis kehausan, Siti Hajar berlari bolak-balik dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah sebanyak tujuh kali dengan harapan menemukan sumber air atau seseorang yang bisa membantunya.

Atas kehendak Allah, akhirnya sumber air muncul dari tanah di bawah kaki Ismail, yang kemudian dikenal sebagai mata air Zamzam.

Kisah perjuangan dan keteguhan hati Siti Hajar dalam mencari air ini menjadi asal mula ritual sa’i – berjalan atau berlari kecil antara Bukit Shafa dan Marwah – yang menjadi bagian tak terpisahkan dari ibadah haji dan umrah.

Makna dan Hikmah di Balik Sa’i

Ritual sa’i bukan sekadar perjalanan bolak-balik, melainkan penuh dengan makna dan simbolisasi keimanan serta keteguhan hati.

Berikut adalah beberapa hikmah yang dapat kita petik dari sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah:

  1. Kesabaran dan Tawakkal
    Siti Hajar tidak pernah kehilangan harapan kepada Allah meskipun ia berada di tengah padang pasir yang tandus dan sepi. Ia percaya bahwa Allah akan membantunya dan memberikan jalan keluar. Sa’i mengajarkan kita untuk bersabar dan berserah diri sepenuhnya kepada Allah dalam menghadapi setiap ujian.
  2. Pengorbanan Seorang Ibu
    Sa’i merupakan simbol pengorbanan seorang ibu yang rela berbuat apa saja demi anaknya. Siti Hajar berlari tanpa kenal lelah, berharap agar anaknya bisa selamat. Bagi umat Islam, ini adalah pelajaran akan kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu yang pantang menyerah demi kebahagiaan keluarganya.
  3. Ketekunan dalam Usaha
    Meskipun Siti Hajar berlari berkali-kali antara Shafa dan Marwah, ia tidak pernah menyerah. Ketekunan inilah yang pada akhirnya membawa hasil, yaitu keluarnya air Zamzam yang menjadi berkah bagi umat Islam hingga kini. Dalam kehidupan sehari-hari, sa’i mengajarkan kita bahwa ketekunan dalam berusaha dan tidak mudah menyerah merupakan kunci meraih keberhasilan.
Umroh murah

Sa’i dalam Ibadah Haji dan Umrah

Sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah menjadi bagian yang wajib dalam ibadah haji dan umrah.

Setelah melaksanakan thawaf, umat Islam melanjutkan dengan berjalan tujuh kali antara kedua bukit tersebut, dimulai dari Bukit Shafa dan berakhir di Bukit Marwah.

Ritual ini merupakan bentuk penghayatan terhadap perjuangan Siti Hajar yang penuh keikhlasan, keyakinan, dan kesabaran.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman mengenai Bukit Shafa dan Marwah dalam Surah Al-Baqarah ayat 158:

“Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya.”

Ayat ini menegaskan bahwa Shafa dan Marwah merupakan bagian dari syiar Islam yang menjadi kewajiban dalam pelaksanaan haji dan umrah.

Keunikan dan Fakta Menarik tentang Shafa dan Marwah

  1. Lokasi yang Berada di Dalam Masjidil Haram
    Saat ini, Bukit Shafa dan Marwah berada dalam kompleks Masjidil Haram, sehingga jemaah yang melakukan sa’i terlindung dari panas matahari. Hal ini berbeda dengan masa lalu, ketika Bukit Shafa dan Marwah berada di luar, sehingga pelaksanaan sa’i dilakukan di tengah teriknya matahari.
  2. Dijadikan Tempat Zikir
    Bukit Shafa dan Marwah juga menjadi tempat yang dianjurkan untuk berzikir dan berdoa. Di kedua bukit ini, jemaah bisa melantunkan doa dan zikir sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah dan mengenang perjuangan Siti Hajar.
  3. Sa’i sebagai Bentuk Ibadah yang Penuh Nilai Spiritualitas
    Sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah adalah ibadah yang memiliki nilai spiritual mendalam. Melalui sa’i, jemaah haji atau umrah dapat mengingatkan diri tentang pentingnya rasa tawakkal, kesabaran, dan usaha dalam menghadapi setiap rintangan hidup.

Meneladani Kisah Bukit Shafa dan Marwah dalam Kehidupan Sehari-hari

Kisah Bukit Shafa dan Marwah mengingatkan kita bahwa dalam menghadapi masalah hidup, kita perlu menjalani setiap langkah dengan sabar, penuh keyakinan, dan berserah diri kepada Allah.

Sama seperti Siti Hajar yang tidak pernah putus asa, kita pun diajarkan untuk tetap tabah dan tidak menyerah meskipun dalam kondisi sulit.

Ritual sa’i yang dilakukan setiap umat Muslim saat melaksanakan haji atau umrah merupakan bentuk penghormatan terhadap keteguhan dan tawakkal Siti Hajar.

Oleh karena itu, dengan memaknai setiap langkah sa’i antara Shafa dan Marwah, kita pun dapat menghayati pentingnya menghadapi ujian hidup dengan keteguhan hati dan keyakinan yang kuat pada pertolongan Allah.

Baca Juga: Memahami Kisah Perjuangan di Jabal Uhud

Kesimpulan

Bukit Shafa dan Marwah bukan sekadar bukit biasa, melainkan tempat yang memiliki sejarah dan makna spiritual tinggi dalam Islam.

Kisah perjuangan Siti Hajar mencari air untuk anaknya, Nabi Ismail, menjadi inspirasi bagi umat Muslim untuk selalu berikhtiar, bertawakkal, dan memiliki kesabaran dalam menghadapi segala cobaan hidup.

Semoga kita semua dapat meneladani keteguhan hati Siti Hajar dan menjadikan ritual sa’i sebagai pengingat untuk terus berusaha dan berserah diri kepada Allah.

Di setiap langkah sa’i, ada pelajaran yang mendalam yang bisa menjadi bekal bagi kehidupan sehari-hari.

Bagikan:

Dafa Nur

Islamic Content Enthusiast

Leave a Comment